KKN-TI 2025 - Benteng

Patampanua, Kab. Pinrang | Lat: -3.6944, Lng: 119.6755

Informasi KKN-TI

Universitas: 🏛️ Universitas Bosowa
Tahun: 2025
Jumlah Peserta: 14 mahasiswa
Tanggal Mulai: -
Tanggal Selesai: -
Durasi: -

Profil Desa Benteng

Kelurahan Benteng adalah salah satu Kelurahan di Kecamatan Patampanua, Kota Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. Wilayah ini dikenal terutama karena adanya potensi irigasi dan pariwisata dari Bendunngan Benteng. Potensi Ekonomi dan Sumber Daya Ekonomi di Kelurahan Bengteng dan sekitarnya sangat didukung oleh sektor pertanian, yang menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat lokal. Wilayah ini dikenal sebagai penghasil produk pertanian seperti pisang, salak, rambutan, dan mangga. Ketersediaan air dari bendungan sangat vital bagi ribuan hektar sawah ditigaa kabupaten, termasuk Pinrang. Usaha jasa penjahitan juga merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang menonjol di kelurahan ini. Bendungan Benteng memiliki delapan pintu air yang dibangun pada masa kolonial Belanda, berfungsi optimal untuk pengairan lahan pertanian. Potensi utama kelurahan ini yang menarik perhatian adalah Bendungan Benteng, yang tidak hanya berfungsi sebagai irigasi tetapi juga sebagai objek wisata. Bendungan ini sering dikunjungi warga lokal untuk bersantai, berolahraga, dan memancing. Terdapat juga fasilitas seperti rumah makan terapung di sekitar area bendungan. Wilayah ini juga merupakan bagian dari kawasan perkotaan Pinrang yang memiliki tingkat kepadatan penduduk cukup tinggi dengan karakteristik lingkungan permukiman yang berkembang pesat. Kelurahan Benteng telah lama menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat karena lokasinya yang strategis dan dekat dengan area perdagangan, perkantoran, dan fasilitas umum. Dan kini di pimpin oleh bapak lurah Andi Rahmat S.E. Kondisi sosial masyarakat Benteng dikenal sangat heterogen, terdiri dari berbagai latar belakang profesi seperti pedagang, pegawai swasta, petani, buruh, serta pelaku UMKM. Nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong, dan sikap saling membantu masih sangat kuat dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadi modal sosial penting dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penataan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Lingkup KKN-TI dan Program Kerja

  1. Lingkup Sanitasi dan Persampahan : IPAL Komunal yang tersumbat tidak berfungsi dengan baik dan lembaga pengelola yang tidak jalan.

Rekomendasi/Tindak Lanjut

  1. Program PHBS untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaram ,dan sikap masyarakat yang berkelanjutan.

  2. Pembuatan peta IMAP untuk mengetahui potensi dan identifikasi masalah di Kelurahan Benteng.

  3. Pemeliharaan IPAL Komunal untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan air limbah domestik secara sederahana dan berkelanjutan.

Dokumentasi Foto KKN-TI (4 foto)

Focus Group Discussion

Focus Group Discussion

Sosialisa PHBS

Sosialisa PHBS

IPAL Komunal

IPAL Komunal

Kegiatan Kerja Bakti

Kegiatan Kerja Bakti